JAKARTA – Badan Gizi Nasional resmi memperkuat sinergi dengan sektor perbankan syariah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama PT Bank NTB Syariah terkait Penyediaan Layanan Jasa Perbankan. Penandatanganan berlangsung di Kantor Pusat Badan Gizi Nasional, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, dan Direktur Utama PT Bank NTB Syariah, Nazaruddin. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan program penguatan gizi nasional melalui sistem keuangan yang transparan, akuntabel, dan berbasis prinsip syariah.
Dukung Operasional dan Digitalisasi Layanan
Melalui kolaborasi ini, Bank NTB Syariah akan menyediakan berbagai layanan perbankan untuk menunjang kelancaran operasional Badan Gizi Nasional, mulai dari pengelolaan rekening operasional, optimalisasi layanan perbankan digital, hingga fasilitas pembiayaan syariah lainnya.
Layanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja Badan Gizi Nasional, baik di tingkat pusat maupun daerah, sekaligus memastikan tata kelola keuangan yang profesional dan berintegritas.
Fokus Perkuat Program Gizi di NTB
Selain berdampak secara nasional, kerja sama ini juga memiliki arti strategis bagi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Bank NTB Syariah sebagai bank pembangunan daerah berperan penting dalam memastikan distribusi dan pengelolaan dana program gizi nasional di NTB berjalan tepat sasaran.
Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, serta memperluas inklusi keuangan hingga ke pelosok desa di Bumi Gora.
Bank NTB Syariah Siap Berkontribusi Nasional
Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen nyata pihaknya dalam mendukung misi kemanusiaan dan pembangunan sumber daya manusia unggul.
“Kami merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan oleh Badan Gizi Nasional. Kerja sama ini menjadi jembatan bagi Bank NTB Syariah untuk berkontribusi lebih luas secara nasional, sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat NTB,” ujar Nazaruddin.
Ia menegaskan, Bank NTB Syariah berkomitmen menghadirkan tata kelola keuangan yang amanah, layanan digital yang andal, serta sistem keuangan yang mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi secara berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan seluruh layanan berjalan efisien, transparan, dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” tambahnya.
Modernisasi Tata Kelola Program Gizi
Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya modernisasi tata kelola lembaga. Kehadiran layanan perbankan syariah dinilai mampu memberikan nilai tambah, khususnya dalam menjaga transparansi dan integritas setiap transaksi keuangan.
Sinergi antara Badan Gizi Nasional dan Bank NTB Syariah ini menjadi titik awal kolaborasi jangka panjang yang diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, sejalan dengan visi penguatan gizi nasional dan transformasi Bank NTB Syariah sebagai bank daerah yang berdaya saing nasional.












