Scroll untuk baca artikel
BeritaPendidikan

Menakar Peluang Calon Rektor Unram, Prof. Faturrahman: Bukti Kepemimpinan dan Dampak Nyata Jadi Penentu

×

Menakar Peluang Calon Rektor Unram, Prof. Faturrahman: Bukti Kepemimpinan dan Dampak Nyata Jadi Penentu

Share this article
Prof. Dr. Faturrahman, S.Pt., M.Si
Prof. Dr. Faturrahman, S.Pt., M.Si

LOMBOK FOKUS  – Peta persaingan calon Rektor Universitas Mataram (Unram) periode mendatang dinilai mengalami perubahan signifikan jika dianalisis berbasis bukti kepemimpinan dan dampak nyata. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Faturrahman, S.Pt., M.Si., akademisi sekaligus pengamat kebijakan pendidikan tinggi, dalam analisisnya yang menyoroti rekam jejak tiga kandidat utama.

Menurut Prof. Faturrahman, pendekatan berbasis data dan capaian terukur menjadi kunci dalam menilai kelayakan seorang calon rektor, terlebih di tengah tuntutan Kementerian Pendidikan Tinggi yang menekankan tata kelola, kualitas akademik, dan daya saing global.

IKLAN
Example 120x600

“Jika kita menakar peluang secara objektif, maka yang harus dilihat bukan sekadar narasi, tetapi bukti kepemimpinan dan dampak yang benar-benar dirasakan oleh universitas,” ujarnya.

Prof. Sukardi: Eksekutor dengan Dampak Sistemik

Dalam analisisnya, Prof. Faturrahman menempatkan Prof. Dr. Sukardi, S.Pd., M.Pd., yang saat ini menjabat Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, sebagai kandidat dengan bukti kepemimpinan paling kuat.

Ia menilai, lonjakan jumlah guru besar Unram dari 62 menjadi 147 serta peningkatan signifikan akreditasi unggul merupakan capaian kolosal yang tidak mungkin terjadi tanpa kepemimpinan sistemik dan konsisten.

“Ini bukan kerja sesaat. Ini hasil orkestrasi kebijakan, pendampingan intensif, dan disiplin proses yang berdampak ke seluruh fakultas,” jelasnya.

Selain itu, status Unram sebagai PTN-BLU, kinerja anggaran terbaik, serta berbagai penghargaan nasional seperti Diktisaintek Award disebut sebagai indikator kuat efektivitas tata kelola institusi di bawah koordinasi Prof. Sukardi.

“Dampaknya berskala universitas. Semua fakultas merasakannya,” tegas Prof. Faturrahman.

Prof. Muhamad Ali: Visioner Riset dengan Catatan Kritis

Sementara itu, Prof. Dr. Muhamad Ali, S.Pt., M.Si., Ph.D., Dekan Fakultas Peternakan, dinilai memiliki keunggulan kuat di bidang riset dan jejaring internasional. Namun, terdapat catatan kritis terkait penurunan akreditasi tiga program studi di fakultas yang dipimpinnya.

“Ini menjadi tanda peringatan serius. Bisa diartikan kurangnya keseimbangan antara fokus riset dan pengelolaan akademik dasar,” ungkapnya.

Menurut Prof. Faturrahman, jika tantangan tersebut tidak dijawab dengan data perbaikan yang konkret, maka akan sulit meyakinkan pemangku kebijakan untuk menyerahkan kepemimpinan universitas yang jauh lebih kompleks.

Prof. Kurniawan: Entrepreneur Kampus yang Spesifik

Adapun Prof. Dr. Kurniawan, S.H., M.Hum., dinilai memiliki kekuatan pada aspek pengembangan unit usaha dan layanan kampus. Inisiasi seperti Unram Press dan Air Unram disebut mencerminkan jiwa entrepreneur yang selaras dengan semangat kemandirian PTN.

Namun demikian, capaian tersebut dinilai belum menyentuh aspek inti reputasi universitas, yakni kualitas akademik dan riset.

“Ia kuat secara teknis dan sektoral, tetapi belum terlihat dampak signifikan pada akreditasi dan daya saing akademik universitas,” jelas Prof. Faturrahman.

Frontrunner Menguat

Berdasarkan keseluruhan analisis berbasis data faktual tersebut, Prof. Faturrahman menyimpulkan bahwa Prof. Sukardi kini muncul sebagai frontrunner paling kuat.

“Ia tidak hanya menjanjikan, tetapi sudah membuktikan. Data menunjukkan Unram menang di level nasional dalam banyak indikator utama di bawah kepemimpinannya,” tegasnya.

Ia juga memprediksi bahwa Menteri Pendidikan Tinggi yang berlatar belakang saintis akan lebih terpengaruh oleh capaian sistemik yang terukur dibanding sekadar wacana.

“Fondasi akademik, SDM, dan tata kelola yang kuat adalah prasyarat sebelum melompat ke hilirisasi dan inovasi besar. Dalam konteks ini, Prof. Sukardi memiliki modal paling lengkap,” pungkas Prof. Faturrahman.

Dengan demikian, persaingan calon Rektor Unram dinilai kini semakin mengerucut pada figur dengan rekam jejak kepemimpinan yang telah teruji dan berdampak luas bagi institusi.

Example 120x600
Example 120x600