Scroll untuk baca artikel

Pupuk Subsidi di Lombok Tengah Langka, Kadis; Ada Pengurangan Kouta

×

Pupuk Subsidi di Lombok Tengah Langka, Kadis; Ada Pengurangan Kouta

Share this article
 


Lombok Tengah | Kelangkaan pupuk bersubsidi di Lombok Tengah menjadi sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) RUDAL Nusa Tenggara Barat, Lembaga ini mendatangi Kepala Dinas Lombok Tengah guna untuk mencari alasan terkait pendistribusian pupuk subsidi tidak tercukupi di tengah masyarakat.
“Khususnya untuk semua anggota kelompok tani di kabupaten Lombok tengah tercukupi karena pendistribusian dari dinaskan dilakukan perbulan sesuai kebutuhan masyarakat tapi kenapa masih saja terjadi kelangkaan pupuk,” tany Ketua RUDAL NTB Kusuma Wardana.
Wahyu satriadi yang ikut turun dalam klarifikasi itu juga menuturkan bahwa ia tidak mendapatkan ketersediaan pupuk
“Pendistribusian pupuk di bawah tidak mendapatkan ketersediaan pupuk di sebabkan oleh pengecer/pendistribusi yang memberikan alasan yang tidak jelas mengenai kelangkaan pupuk, Sehingga itu menjadi keluhan dari masyarakat,” keluh Wahyu.
Sementara itu, Ketua RUDAL NTB, Kusuma Wardana, saat hearing dengan Dinas terkait, ia meminta agar pemerintah segera menyelesaikan kelangkaan pupuk karena berdampak besar disegala bidang.
“hal ini harus di selesaikan sesegera dengan cara mengumpulkan semua pendistribusi atau pengecer pupuk ke masyarakat agar semua masyarakat bisa terpenuhi kebutuhan pupuk yang menjadi kebutuhan mendasar petani lombok tengah saat ini supaya masyarakat tidak gagal panen dan kalo sampe gagal panen tahun ini disebabkan kekurangan pupuk maka akan banyak masyarakat yg menjadi maling karena lumpuhnya ekonomi mereka Bukan hanya karena corona tapi kondisi ini juga terjadi karena gagal panen,” terang Dodek sapaan akrabnya.
Kepala Dinas Pertanian Lombok Tengah, Lalu Iskandar, mengatakan kelangkaan pupuk karena pengurangan kuota untuk pupuk bersubsidi, ia menjelaskan pemerintah telah berupaya untuk mengajukan kuota tambahan.
“kelangkaan itu disebabkan oleh pengurangan kuota untuk bantuan pupuk bersubsidi kepada masyarakat. Dan pemerintah Lombok Tengah melalui dinas pertanian akan mengajukan kuota tambahan ke kementrian pertanian melalui Dinas Pertanian Provinsi agar kebutuhn pupuk di lombok tengah bisa terpenuhi. Dan kepala dianas pertanian juga sudah berkoordinasi dengan kapolres lombok tengah terkait beredarnya pupuk palsu agar ditindak tegas” imbuhnya. (Red)
www.lombokfokus.com

Example 120x600
Example 120x600