Lombok Tengah | Lombok Fokus – Pemerintah Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah terus berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan warganya. Salah satu terobosannya adalah dengan mengubah lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif.
Kepala Desa Barabali, Lalu Junaidi, mengungkapkan bahwa program pemanfaatan lahan tak produktif ini sudah berjalan sejak tahun 2024. Warga didorong untuk menanam tanaman bernilai ekonomi seperti pepaya, jeruk nipis, dan kopi robusta. Pemdes turut memberikan bantuan bibit kepada masyarakat.
“Kita harapkan dengan program ini masyarakat bisa mandiri secara ekonomi, tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah saja,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu (14/5/2025).
Hasil dari program tersebut mulai terlihat. Sejumlah warga yang menanam pepaya kini sudah panen dan mendapatkan penghasilan sekitar Rp400 ribu per minggu.
“Itu baru dari satu minggu panen. Artinya kebutuhan keluarga mereka sudah mulai terpenuhi,” jelasnya.
Ke depan, Pemdes Barabali menargetkan pemanfaatan sekitar 300 hektare lahan tidur untuk mendukung program ini. Selain meningkatkan


