LombokFokus|Sumbawa Barat – Lulusan SMKN 1 Taliwang semakin diminati berbagai perusahaan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Berdasarkan data sekolah, tingkat kelulusan tahun ajaran 2023-2024 mencapai 98 persen. Dari jumlah tersebut, 54,4 persen langsung terserap ke dunia kerja, 23,1 persen melanjutkan ke perguruan tinggi, 14,8 persen memilih berwirausaha, dan 3,6 persen lainnya menempuh jalur lain.
Kepala SMKN 1 Taliwang yang juga pimpinan BLUD, Nasir, M.Pd., Senin (10/2/2025), mengungkapkan jika tingginya angka penyerapan lulusan, tidak lepas dari karakter positif yang dimiliki para siswa, terutama etos kerja dan semangat belajar yang tinggi.
“Selain itu, hasil penelusuran alumni menunjukkan bahwa sekitar 12 persen lulusan SMKN 1 Taliwang, telah sukses berwirausaha di bidang yang sesuai dengan keahlian mereka, seperti usaha perbengkelan. Ini membuktikan bahwa kebijakan refocusing jurusan, tidak hanya meningkatkan peluang kerja bagi lulusan, tetapi juga mendorong mereka untuk menciptakan lapangan kerja sendiri,” ujar Nasir.
Menurutnya, sebagai salah satu SMK Pusat Keunggulan (SMK-PK) di NTB, SMKN 1 Taliwang selalu menanamkan nilai tanggung jawab dan disiplin tinggi kepada siswa. Hal itu membuat mereka lebih siap saat memasuki dunia kerja.
“Sekolah juga melakukan pendampingan serta monitoring bagi siswa dan alumni, untuk memastikan mereka bisa segera bekerja, melanjutkan pendidikan, atau berwirausaha sesuai dengan minat mereka,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lulusan, SMKN 1 Taliwang telah menyiapkan program magang ke Jepang.
“Pada tahun 2023, sekolah mendapatkan bantuan program SMK Revolusi Industri 4.0, dengan fokus pada teknik kendaraan ringan otomotif. Selain itu, pada tahun 2022, sekolah ditetapkan sebagai salah satu dari 11 SMK BLUD di NTB oleh Gubernur NTB,” jelasnya.
“Dengan tiga branding utama yang kami miliki, kami optimis tingkat penyerapan lulusan tahun ini bisa mencapai 99 persen, dari total 220 siswa di delapan kompetensi keahlian,” imbuh Nasir.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, H. Aidy Furqan, M.Pd., menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung penyerapan lulusan SMK ke dunia kerja.
“Salah satu langkah strategis yang kami terapkan adalah refocusing jurusan di SMK, termasuk di SMKN 1 Taliwang. Langkah ini bertujuan menyesuaikan program keahlian dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan siap bekerja,” jelasnya.
Melalui berbagai inisiatif itu, Aidy berharap lulusan SMK di NTB, termasuk dari SMKN 1 Taliwang, semakin mudah mendapatkan pekerjaan atau bahkan menjadi pengusaha sukses.(fit)


