Scroll untuk baca artikel

Nenek Serah Hidup Dirumah Bekas Terbakar Tanpa Atap

×

Nenek Serah Hidup Dirumah Bekas Terbakar Tanpa Atap

Share this article

Lombok Timur Lombokfokus.com – Seorang Nenek bernama Serah yang hidup sebatang kara asal Dusun Montong Beliak, Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, harus tinggal dengan rumah tanpa atap.

Dimana diketahui rumah nenek itu terbakar sekitar lima bulan yang lalu, dan sampai sekarang nenek Serah asal Dusun Montong Beliak Desa Sakra Selatan itu harus tinggal di rumah dengan kondisi rusak parah akibat terbakar.

IKLAN
Example 120x600

Karena nenek Serah tinggal di rumah itu sendiri, ia harus bersabar untuk tinggal di rumah tanpa atap dan sampai sekarang belum bisa memperbaiki atap rumah tersebut.

Meski sudah lima bulan lamanya setelah terjadi kebakaran, nenek itu sampai sekarang hanya mendapatkan bantuan berupa uang dari Pemerintah Desa dan satu terpal dan beberapa baju dari Dinas Sosial Lombok Timur.

“Saya berharap ada bantuan dari Pemerintah untuk memperbaiki atap saya,” kata nenek Serah pada Senin, 06 Januari 2025.

“Meski tidak bisa memperbaiki semuanya, saya berharap bisa dibantu hanya untuk kamar tempat saya tidur dan solat,” lanjut Serah.

Nenek Serah bercerita bahwa saat rumahnya terbakar, ia di minta datang ke Kantor Desa Sakra Selatan untuk menerima bantuan atas musibah yang menimpa dirinya itu.

Ditempat terpisah, Lalu Burhan Kepala Desa Sakra Selatan mengatakan kalau dulu saat rumah nenek Serah terbakar, Pemerintah Desa Sakra Selatan memberikan bantuan berupa uang kepada Nenek Serah sekitar satu juta dengan harapan bisa membantu kebutuhan sehari-harinya.

“Dulu saat rumahnya terbakar, nenek Serah kami kasih bantuan berupa uang sebesar satu juta yang kami ambil dari anggaran Dana Desa,” jelas Burhan.

Lanjut Lalu Burhan, Pemdes sudah mengajukan permohonan bantuan untuk nenek Serah ke Pemerintah Daerah Lombok Timur melalui Dinas Sosial, “Untuk menindak lanjuti itu, kami Pemdes Sakra Selatan sudah mengajukan permohonan bantuan ke Dinsos untuk nenek Serah, agar kebutuhan dasarnya bisa dibantu,” Lanjut Burhan.

Melihat kondisi nenek Serah seperti itu, kami Pemerintah desa tidak berhenti hanya memberikan bantuan lewat desa saja, namun kami juga membantu mengusulkan perbaikan rumah dan bantuan lainnya ke Dinas yang lain.

“Bukan hanya ke Dinsos saja, kami juga mengajukan permohonan bantuan ke Dinas Perkim dan Baznas Kabupaten guna membantu kebutuhan jangka panjang Nenek Serah,” tutupnya.

Sedangkan Pemerintah Daerah Lombok Timur melalui Kepala Dinas Sosial H. Suroto mengatakan pihaknya sudah memberikan beberapa bantuan siap pakai, dimana bantuan itu di serahkan saat Dinsos mendapatkan laporan dari Pemerintah Desa Sakra Selatan.

“Saat laporan itu masuk, kami langaung kordinasi sama BPBD, karena kami biasa satu arah dalam penanganan kasus seperti nenek Serah, dan hari itu kami berikan beberapa barang siap pakai seperti alat masak, terpal dan beberapa baju,” jelas Suroto.

Untuk menindak lanjuti kebutuhan nenek Serah itu, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah Desa agar dibuatkan permohonan bantuan ke Dinas Perkim dan Baznas guna membantu kebutuhan jangka panjangnya.

“Kami sudah mengajukan ke Perkim dan Baznas agar nenek Serah bisa dibantu dengan cepat,” tutup Suroto.

Example 120x600
Example 120x600