LombokFokus|Loteng – SMKN 1 Jonggat, sebuah sekolah menengah kejuruan unggulan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatatkan prestasi membanggakan dengan memperoleh Sertifikat Bengkel Motor Konversi Tipe B. Sertifikat ini secara resmi diserahkan Pj Gubernur NTB dalam acara Malam Ceremony HUT NTB ke-66.
Sebagai bengkel konversi motor listrik kedua di NTB setelah SMKN 3 Mataram, sertifikat ini menegaskan pengakuan resmi dari Kementerian Perhubungan RI, melalui Direktorat Jenderal Angkutan Darat. Kepala SMKN 1 Jonggat, H. Ruju Rahmad, M.T., Kamis (19/12/2024), menyatakan jika ini sebagai tonggak penting dalam upaya sekolahnya, untuk menjadi pionir inovasi teknologi ramah lingkungan.
“SMKN 1 Jonggat kini resmi menjadi bengkel listrik pertama di Lombok Tengah. Prestasi ini terwujud berkat dukungan penuh dari pemerintah, PLN, dan Dinas ESDM NTB. Kami siap membantu masyarakat mengonversi motor berbahan bakar fosil menjadi motor listrik, sekaligus mendukung target Net Zero Emission 2050,” ungkapnya.
Dikatakan, bengkel konversi ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat Lombok Tengah, yang ingin beralih ke kendaraan listrik. Dengan teknisi terlatih dan peralatan memadai, SMKN 1 Jonggat menawarkan solusi yang andal untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di NTB.
“Bengkel ini merupakan bagian dari program Teaching Factory yang kami kembangkan. Melalui kolaborasi dengan PLN UIP Nusra dan Dinas ESDM NTB, kami optimistis dapat menjadi pusat pengembangan energi terbarukan di daerah,” ujarnya.
Sebagai sekolah berfokus pada teknologi manufaktur dan rekayasa, SMKN 1 Jonggat memiliki berbagai program inovatif, seperti konversi motor berbahan bakar minyak menjadi motor listrik berbasis baterai, produksi motor listrik bebek yang dikenal sebagai “Betrik”, pembukaan bengkel khusus untuk sepeda dan motor listrik.
Program ini sebagai langkah yang sejalan dengan upaya pemerintah, untuk memperluas penggunaan energi bersih dan mendorong efisiensi energi di berbagai sektor.
“Ini adalah awal dari mimpi besar untuk menjadikan NTB, sebagai salah satu pelopor energi hijau di Indonesia,” tutupnya.
Dengan langkah strategis ini, SMKN 1 Jonggat tidak hanya mencetak sejarah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di NTB, untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.(fit)


