Lombok Tengah | Lombok Fokus – Ribuan warga memadati Lapangan Bundar, Praya, Lombok Tengah, Sabtu (23/11/2024) malam, untuk menyaksikan penampilan memukau munsyid internasional Mohammed Youssef dalam acara Munajat Akbar Semangat Bangkit Bersama. Acara ini menjadi penutup masa kampanye pasangan calon (paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) nomor urut 3, Lalu Muhamad Iqbal-Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda).
Membawakan lagu-lagu religi termasuk hits-nya, Aisyah, pria kelahiran Mesir itu berhasil menyentuh hati masyarakat Lombok Tengah. Ini merupakan kali pertama Youssef tampil di Indonesia.
“Saya sangat senang bisa hadir malam hari ini. Ini pertama kali bagi saya di Indonesia, dan ini di Lombok. Terima kasih atas sambutan hangatnya,” ujar Youssef di sela-sela konsernya.
Youssef juga mengaku terkesan dengan keramahan warga Lombok yang membuatnya merasa seperti di rumah sendiri.
“Lombok luar biasa! Terima kasih. Saya merasa seperti di rumah sendiri,” tambahnya penuh semangat.
Ketua Tim Pemenangan Relawan Iqbal-Dinda, Anis Mujahid Akbar, menjelaskan bahwa acara Munajat Akbar ini dirancang sebagai penutup rangkaian kampanye yang dimulai sejak September lalu.
“Acara ini adalah momen refleksi dan doa bersama. Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menerima Iqbal-Dinda dengan baik, menjaga komunikasi yang harmonis, serta mendukung politik sehat tanpa hoaks,” kata Anis saat konferensi pers di Praya, Sabtu siang.
Anis juga memastikan acara berjalan sesuai aturan dengan beberapa perubahan teknis, seperti pengumpulan kupon doorprize dan pembagian alat peraga kampanye (APK) yang dimajukan pada pukul 16:00–18:00 WITA.
“Kami selalu berupaya menghormati aturan. Perubahan teknis ini dilakukan demi memastikan acara berlangsung lancar dan tertib,” jelasnya.
Ketua Panitia Munajat Akbar, Lalu Martawijaya, menegaskan bahwa acara ini sepenuhnya diisi dengan lantunan sholawat dan doa bersama.
“Tidak ada orasi politik. Kami hanya ingin berdoa agar semua ikhtiar kami diijabah oleh Allah SWT,” ujarnya.
Meski undangan resmi hanya disebar sebanyak 1.000 orang, panitia memperkirakan puluhan ribu warga hadir, tidak hanya dari Lombok Tengah, tetapi juga dari kabupaten lain di NTB.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami yakin acara ini akan menjadi momentum spiritual yang berkesan bagi semua yang hadir,” tutup Martawijaya.


