Scroll untuk baca artikel

SMAN 1 Lingsar Inspirasi Pendidikan Berkelanjutan melalui Projek Apotek Hidup

×

SMAN 1 Lingsar Inspirasi Pendidikan Berkelanjutan melalui Projek Apotek Hidup

Share this article

LombokFokus|Lobar – SMAN 1 Lingsar menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang peduli lingkungan, melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Salah satu program unggulannya yakni Apotek Hidup, yang mengusung tema “Gaya Hidup Berkelanjutan”, memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang pentingnya memanfaatkan tanaman herbal, untuk kesehatan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Program yang berlangsung pekan ini melibatkan seluruh elemen sekolah, termasuk siswa, guru, dan staf. Berbagai tanaman herbal seperti jahe, kunyit, temulawak, lidah buaya, hingga daun sirih ditanam bersama-sama. Selain berfungsi sebagai penghijauan, tanaman ini juga memiliki manfaat kesehatan yang dapat digunakan sehari-hari.

IKLAN
Example 120x600

Kegiatan itu tidak hanya berhenti pada penanaman, namun juga dilengkapi dengan berbagai program edukasi, seperti pelatihan pembuatan produk herbal seperti jamu, minyak atsiri, dan salep alami.

Ada juga diskusi dan pameran tanaman herbal, dimana siswa mempresentasikan manfaat dari tanaman herbal yang mereka tanam, lengkap dengan cara pengolahannya untuk pengobatan tradisional.

Selanjutnya pengelolaan limbah organik dari kegiatan penanaman yang diolah menjadi kompos, mendukung prinsip keberlanjutan sekaligus memperkaya tanah di sekitar sekolah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Lingsar, Efendy Agung, Senin (18/11/2024), menjelaskan jika program tersebut sejalan dengan visi sekolah, dalam membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan hidup yang aplikatif.

“Melalui tema apotek hidup, kami ingin siswa memahami bagaimana teori yang mereka pelajari, dapat diterapkan secara langsung. Mereka mendapatkan pengalaman nyata yang bermanfaat, untuk kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Program SMKN 1 Lingsar itu, mendapat apresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB. Kepala Bidang SMA, Lalu Muhammad Hidlir, menyebut kegiatan tersebut sebagai langkah konkret untuk menciptakan pembelajaran kontekstual, yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Projek seperti ini menunjukkan bagaimana pendidikan, dapat menyatu dengan keterampilan praktis. Tanaman herbal yang ditanam siswa tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga berpotensi menjadi peluang ekonomi yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Kesuksesan program tersebut diharapkan menjadi inspirasi, bagi sekolah-sekolah lain di NTB. Dengan mengangkat topik berbasis lokal, pembelajaran tidak hanya terfokus pada teori, tetapi juga membekali siswa dengan kemampuan nyata, yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan P5 itu, SMAN 1 Lingsar membuktikan perannya sebagai pelopor pendidikan, yang mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dan kearifan lokal, membentuk generasi muda yang cerdas, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan.(fit)

Example 120x600
Example 120x600