King Academy Kampung Inggris Mataram: Membangun SDM Tanpa Dukungan Pemerintah
Penulis: Abdul Majid (Pegiat Literasi & Founder Rumah Baca Ayo Explore Indonesia)
King Academy Kampung Inggris Mataram merupakan salah satu lembaga kursus bahasa Inggris yang telah berkiprah sejak lama dalam membantu masyarakat NTB, khususnya di Mataram, meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Lembaga ini memiliki rekam jejak yang kuat dalam membina Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten di bidang bahasa, baik untuk kebutuhan akademis, profesional, maupun personal.
Sejarah dan Perkembangan King Academy
Didirikan dengan semangat untuk menyediakan akses pembelajaran bahasa Inggris yang berkualitas, King Academy telah menjadi salah satu pusat pendidikan nonformal yang diperhitungkan. Lembaga ini memanfaatkan pendekatan immersion khas Kampung Inggris untuk membantu siswa belajar bahasa Inggris secara praktis dan intensif. Berbeda dari kursus reguler lainnya, metode ini menekankan pada penggunaan bahasa Inggris dalam keseharian sehingga para siswa lebih cepat menguasai dan percaya diri dalam berkomunikasi.
Seiring waktu, lembaga ini semakin berkembang, menarik minat pelajar dari berbagai latar belakang. Mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga karyawan dan profesional dari berbagai sektor ekonomi, semua mendapatkan manfaat dari pelatihan yang diberikan oleh King Academy. Lembaga ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan berbahasa, tetapi juga turut mendukung perkembangan karir para peserta melalui kursus yang relevan dengan tuntutan dunia kerja saat ini.
Kiprah dalam Meningkatkan SDM di NTB
Salah satu hal yang patut diapresiasi adalah peran King Academy dalam mendukung upaya peningkatan SDM di NTB, terutama di bidang pariwisata, pendidikan, dan perdagangan. Dengan makin terbukanya NTB, baik melalui pariwisata internasional maupun kerja sama global, kebutuhan akan SDM yang mampu berbahasa Inggris sangatlah tinggi. King Academy telah menyediakan wadah bagi masyarakat lokal untuk meningkatkan kemampuan mereka sehingga lebih kompetitif di pasar kerja nasional maupun internasional.
Lembaga ini juga berperan penting dalam membantu pemerintah daerah mencapai tujuan pembangunan, terutama dalam pengembangan pariwisata yang menjadi salah satu sektor unggulan. Meskipun kontribusinya nyata dalam menyediakan tenaga kerja yang fasih berbahasa Inggris—sehingga mampu melayani turis asing dengan baik—King Academy belum pernah menerima bantuan atau dukungan dari pemerintah.
Tanpa Dukungan Pemerintah
Meskipun telah menunjukkan kontribusi yang besar terhadap peningkatan kualitas SDM di NTB, sangat disayangkan bahwa King Academy belum mendapatkan dukungan dari pemerintah. Hingga kini, lembaga ini berdiri dengan sumber daya yang berasal dari pengelolanya sendiri, tanpa adanya bantuan berupa subsidi, fasilitas, ataupun pengakuan resmi dari pihak pemerintah daerah.
Padahal, di tengah tuntutan globalisasi dan makin berkembangnya sektor pariwisata, kehadiran lembaga seperti King Academy sangat penting. Kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris, merupakan kunci bagi masyarakat lokal untuk terlibat secara aktif dan kompetitif dalam berbagai sektor ekonomi, termasuk pariwisata yang menjadi tulang punggung NTB.
Komitmen Terhadap Kualitas
King Academy terus berkomitmen untuk menyediakan kursus yang berkualitas dengan tenaga pengajar berpengalaman dan metode pembelajaran yang inovatif. Kelas reguler terbaru akan segera dimulai pada 14 Oktober 2024, memberikan kesempatan bagi masyarakat Mataram dan sekitarnya untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris mereka. Dengan fokus pada metode yang mudah dipahami dan aplikatif, lembaga ini terus berusaha agar siswa dapat mencapai target mereka dengan cepat dan efektif.
King Academy Kampung Inggris Mataram telah menunjukkan dedikasinya dalam membantu meningkatkan SDM lokal, meskipun tanpa adanya dukungan dari pemerintah. Lembaga ini menjadi bukti bahwa inisiatif masyarakat dapat memberikan dampak signifikan dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan dan keterampilan. Namun, untuk mencapai hasil yang lebih maksimal, seharusnya ada perhatian dan dukungan dari pihak pemerintah agar lembaga seperti King Academy dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat NTB.
Dengan demikian, King Academy tidak hanya menjadi tempat kursus, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi perkembangan ekonomi dan pariwisata NTB, membuka jalan bagi masyarakat untuk bersaing di tingkat global.


