Lombok Tengah | Terkait dengan statement salah satu pengurus PWNU NTB dengan dukungan yang diberikan PCNU Lombok Tengah kepada salah satu kader terbaik NU Loteng, Ketua GP. Ansor Lombok Tengah mengatakan itu biasa-biasa saja. Dukungan PCNU Lombok Tengah kepada kader tersebut bersifat natural.
“Kebetulan banyak pimpinan ponpes NU di Lombok Tengah berada dijajaran PCNU Lombok Tengah maka dukungan itu terjadi begitu saja”, jelas Wahyu.
IKLAN
Dukungan tersebut menurut Wahyu Satriadi, tidak muncul begitu saja, tetapi melalui pengalaman dan pertimbangan yang mendalam. “Kiprah, dedikasi dan totalitas dalam menggerakkan dan menghidupkan struktur dan jamaah NU Loteng menjadi pertimbangan yang sangat realistis”, ungkap Wahyu.
“Sejak di mandatkannya kepemimpinan NU Loteng melalui Konfercab di Ponpes Manhalul Maarif NU Darek beberapa waktu silam, kegiatan dan kaderisasi NU seakan tiada hentinya, waktu demi waktu bahkan sampai saat ini”, terangnya.
Tentu ini adalah langkah menuju perubahan yang positif, bahkan luar biasa untuk terus membesarkan dan men-syiarkan jam’iyah dan jamaah NU khususnya di Lombok Tengah.
“Kami berharap kepada Pengurus NU NTB tidak memandang ini dari sudut pandang boleh dan tidak boleh. Karena kami juga mempunyai sudut pandang yang berbeda termasuk mana lebih besar mudhorat dan manfaatnya bagi jam’iyah dan warga nahdliyin Lombok Tengah dalam memberikan dukungan politik”, Tegas Wahyu.
“Kami juga faham apa yg ada di AD/ART NU, Kami juga mengerti, sehingga ketika kami menyampaikan aspirasi ini bukan berarti kami hendak melawan AD/ART NU. Kami banom, lembaga dan lajnah NU Lombok Tengah telah fikirkan secara matang dan bermusyawarah terkait dengan sikap yang telah kami ambil ini”, tutup Wahyu tegas.
www.lombokfokus.com






