Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaCEK FAKTA

[HOAKS] Bank Dunia Tuntut Diakhirinya Pertanian pada 2030

6
×

[HOAKS] Bank Dunia Tuntut Diakhirinya Pertanian pada 2030

Sebarkan artikel ini
Bank Dunia Tuntut Diakhirinya Pertanian pada 2030
Ilustrasi: Bank Dunia Tuntut Diakhirinya Pertanian pada 2030. (PIXABAY/DUYET TRAN VAN)
 

Lombok  Fokus – Beredar narasi soal tuntutan Bank Dunia untuk mengakhiri sektor pertanian pada 2030 untuk mengatasi krisis iklim.

Narasi tersebut beredar melalui artikel yang disebarkan oleh para pengguna media sosial.

Example 300x600

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta lombokfokus.com, narasi tidak benar atau hoaks.

Artikel mengenai tuntutan Bank Dunia untuk mengakhiri pertanian pada 2030 disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

Pengguna Facebook menyertakan tautan dan tangkapan layar artikel dari News Break.

Berikut judul artikel yang tertera melalui unggahan salah satu akun, pada Kamis (30/5/2024): “World Bank Demands End to Farming by 2030 to Combat Climate Crisis”.

Dalam artikel itu disebutkan, Bank Dunia menyepakati penghapusan pertanian secara global dan menempatkan sektor tersebut di bawah kontrol Forum Ekonomi Dunia atau WEF.

Pengurangan produksi pertanian dinilai mampu mengurangi pemanasan global.

HASIL CEK FAKTA

Bank Dunia mengampanyekan Sistem Pangan 2030. Program ini merupakan respons atas tingginya angka kelaparan dan makanan yang tidak terjangkau oleh masyarakat miskin.

Dikutip dari situs Bank Dunia, sebanyak 30 persen produksi makanan terbuang. Sementara, sistem pangan saat ini bertanggung jawab atas seperempat emisi gas rumah kaca dan hilangnya sekitar 60 persen keanekaragaman hayati sejak 1970-an.

Oleh sebab itu, Bank Dunia mendukung sistem pangan global yang berkelanjutan. Dengan demikian, tidak benar Bank Dunia menuntut diakhirinya pertanian pada 2030.

“Sistem Pangan 2030 membantu negara-negara memikirkan kembali dan mentransformasikan sistem pangan mereka dari pertanian ke garpu, menghasilkan peningkatan penghidupan dan pola makan yang terjangkau, berkelanjutan, dan bergizi untuk semua,” tulis Bank Dunia.

Adapun situs web News Break teridentifikasi oleh Media Bias Fact Check memiliki kredibilitas sumber yang rendah.

READ  10 Tips Menabung untuk Membeli Rumah bagi Generasi Milenial

Situs web yang didirikan sejak 2015 itu menerbitkan satire seolah sebagai berita sungguhan. Konten ini dapat menjadi misinformasi jika tidak diberi penafian.

Sebelumnya, informasi keliru mengenai rencana Bank Dunia mengakhiri pertanian telah dibantah oleh pemeriksa fakta USA Today.

KESIMPULAN

Narasi mengenai Bank Dunia menuntut diakhirinya pertanian pada 2030 untuk memerangi krisis iklim merupakan hoaks.

Informasi ini berasal dari artikel di situs web dengan kredibilitas sumber yang rendah.

Sistem Pangan 2030 yang dikampanyekan Bank Dunia justru mendorong sistem pangan dari pertanian ke pertanian. Program ini dibuat untuk mendorong pertanian berkelanjutan.

Rujukan

Publish date : 2024-06-06

Example 300250
Example 120x600
Subscribe for notification