Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaHeadline

TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin atau Datok Bagu Wafat

×

TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin atau Datok Bagu Wafat

Sebarkan artikel ini
TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin atau Datok Bagu, ulama sepuh NTB.
TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin atau Datok Bagu, Rais Syuriah PWNU NTB dan Mustasyar PBNU.

LOMBOK FOKUS – Kabar duka menyelimuti masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB). Ulama sepuh TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin, yang dikenal dengan sapaan Datok Bagu, wafat di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Provinsi NTB pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 13.37 Wita.

Kabar wafatnya Datok Bagu disampaikan oleh Sekretaris Wilayah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) NTB, Lalu Daud Nurjadi.

IKLAN
Example 300x600

Sebelum wafat, ulama kharismatik tersebut diketahui menjalani perawatan intensif selama beberapa bulan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), kalangan pesantren, para santri, serta masyarakat NTB.

Datok Bagu, Ulama Sepuh Nahdlatul Ulama

Semasa hidupnya, TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin memiliki peran penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat NTB. Ia dikenal sebagai Rais Syuriah PWNU NTB sekaligus Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Kiprahnya dalam organisasi NU menjadi bagian penting dari pengabdiannya kepada umat. Melalui peran tersebut, Datok Bagu turut menjadi bagian dari perjalanan organisasi keagamaan yang memiliki akar kuat di tengah masyarakat.

Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi warga Nahdliyin, khususnya di NTB. Sosoknya dikenal melalui pengabdian panjang dalam bidang keagamaan dan pembinaan umat.

Pengasuh Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu

Selain aktif dalam organisasi Nahdlatul Ulama, Datok Bagu juga mengabdikan diri dalam dunia pendidikan Islam. Ia merupakan pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Qomarul Huda, Bagu, Kabupaten Lombok Tengah.

Melalui lingkungan pesantren, pengabdian almarhum berkaitan erat dengan pendidikan keislaman, pembinaan santri, dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Pesantren menjadi salah satu bagian penting dari kiprah Datok Bagu dalam membina generasi penerus. Perannya sebagai ulama sekaligus pengasuh pesantren menempatkannya sebagai salah satu tokoh agama yang dikenal masyarakat NTB.

Warga Nahdliyin Kehilangan Sosok Ulama Kharismatik

Wafatnya Datok Bagu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama dan masyarakat NTB. Pengabdiannya dalam organisasi keagamaan serta pendidikan pesantren menjadi bagian dari perjalanan hidup yang dikenang banyak kalangan.

Kepergian ulama sepuh tersebut juga menjadi kehilangan bagi dunia pesantren di NTB, terutama bagi para santri dan masyarakat yang selama ini mengenal kiprahnya.

Datok Bagu dikenang sebagai sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan umat melalui bidang keagamaan, pendidikan Islam, dan pembinaan masyarakat.

Kepergiannya meninggalkan kenangan serta jejak pengabdian bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama dan masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Example 300250
Example 120x600
Example 120x600