Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaInternasionalOlahragaOtomotifPariwisata

MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157.875 Penonton, Rekor Baru Dongkrak Optimisme Sport Tourism Indonesia

×

MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157.875 Penonton, Rekor Baru Dongkrak Optimisme Sport Tourism Indonesia

Sebarkan artikel ini

 

The Mandalika | Lombok FokusPertamina Grand Prix of Indonesia 2026 mencatatkan sejarah baru. Sebanyak 157.875 penonton memadati rangkaian MotoGP di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), atau meningkat 12,5 persen dibandingkan penyelenggaraan2025 yang mencatat 140.324 penonton.

IKLAN
Example 300x600

 

Rekor tersebut semakin memperkuat posisi Mandalika sebagai salah satu destinasi sport tourism Indonesia yang diperhitungkan di tingkat dunia. Lonjakan jumlah penonton juga menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional melalui sektor pariwisata, UMKM, serta industri pendukung lainnya.

 

Pada balapan utama MotoGP, Minggu (11/10/2026), pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, berhasil keluar sebagai juara. Sementara itu, Izan Guevara memenangi balapan Moto2, sedangkan Maximo Quiles menjuarai Moto3 sekaligus memastikan gelar Juara Dunia Moto3 2026 di Mandalika.

 

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan rekor jumlah penonton tersebut tidak sekadar menjadi indikator keberhasilan penyelenggaraan ajang balap motor internasional, tetapi juga menunjukkan kemampuan Indonesia dalam menggelar acara olahraga berstandar global.

 

“Rekor jumlah penonton ini bukan sekadar tentang angka. Ini adalah kebanggaan Indonesia. Kita membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah ajang olahraga kelas dunia sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Maya dalam keterangan resminya.

 

Menurutnya, MotoGP Mandalika harus menjadi penggerak ekonomi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, mulai dari memperkuat UMKM, menciptakan lapangan kerja, hingga meningkatkan daya tarik Indonesia di mata wisatawan mancanegara.

 

### Pembalap Indonesia Ukir Prestasi di Hadapan Publik Sendiri

 

Kebanggaan Indonesia pada MotoGP Mandalika 2026 juga datang dari penampilan dua pembalap nasional yang berlaga di hadapan publik sendiri.

 

Veda Ega Pratama berhasil finis di posisi keenam kelas Moto3. Sementara itu, Mario Suryo Aji menyelesaikan balapan Moto2 di posisi ke-20.

 

Kehadiran keduanya menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem motorsport nasional. Selain memberikan hiburan kepada penonton, kiprah pembalap Indonesia di ajang internasional diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk meniti karier di dunia balap profesional.

 

### Libatkan Ribuan Pekerja Lokal dan UMKM

 

Di balik kesuksesan penyelenggaraan MotoGP Mandalika, dampak ekonomi menjadi salah satu aspek yang terus didorong oleh InJourney bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

 

Sebagai gambaran, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 melibatkan lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal dan lebih dari 600 UMKM. Pada tahun yang sama, dampak ekonomi nasional dari penyelenggaraan ajang tersebut diperkirakan mencapai Rp4,96 triliun.

 

Capaian itu menjadi salah satu tolok ukur untuk mengembangkan penyelenggaraan MotoGP 2026, terlebih dengan meningkatnya jumlah penonton tahun ini.

 

Namun, besarnya dampak ekonomi juga menjadi tantangan agar manfaat penyelenggaraan tidak hanya terpusat di kawasan sirkuit, melainkan turut dirasakan oleh pelaku usaha, pekerja, dan masyarakat di sekitar Mandalika serta wilayah NTB secara lebih luas.

 

Maya menegaskan, keberhasilan MotoGP seharusnya tidak berhenti pada berakhirnya balapan, tetapi berlanjut melalui peningkatan kunjungan wisatawan, pertumbuhan usaha lokal, dan terbukanya peluang kerja yang berkelanjutan.

 

“Legacy yang ingin dibangun adalah ketika semakin banyak wisatawan datang ke Mandalika, semakin banyak UMKM tumbuh, semakin banyak lapangan kerja tercipta, dan semakin kuat posisi Indonesia di peta pariwisata dunia,” katanya.

 

### ITDC Tekankan Kolaborasi dan Evaluasi Penyelenggaraan

 

Sementara itu, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan tahun ini.

 

Apresiasi tersebut ditujukan kepada pemerintah pusat dan daerah, kementerian dan lembaga, aparat keamanan, mitra sponsor, komunitas, pelaku UMKM, relawan, serta masyarakat NTB.

 

Menurut Troy, penyelenggaraan event internasional berskala besar membutuhkan koordinasi yang kuat antara penyelenggara dan seluruh pemangku kepentingan, terutama dalam memastikan kelancaran operasional serta kenyamanan pengunjung.

 

Ia menambahkan, pengalaman penyelenggaraan MotoGP 2026 akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas event berikutnya, baik dari sisi koordinasi, kesiapan operasional, maupun keterlibatan masyarakat.

 

“Kami ingin setiap penyelenggaraan MotoGP di Mandalika memberikan nilai tambah yang semakin besar, tidak hanya bagi kawasan dan industri pariwisata, tetapi juga bagi masyarakat NTB,” ujar Troy.

 

Dengan rekor 157.875 penonton, MotoGP Mandalika 2026 menjadi momentum penting bagi pengembangan pariwisata olahraga Indonesia. Tantangan berikutnya adalah memastikan peningkatan jumlah pengunjung tersebut sejalan dengan manfaat ekonomi yang nyata, pemerataan peluang usaha, dan keberlanjutan pariwisata di NTB.

 

Bagi Mandalika, keberhasilan sesungguhnya bukan hanya menghadirkan penonton dalam jumlah besar, melainkan menjadikan setiap penyelenggaraan MotoGP sebagai peluang untuk memperkuat ekonomi lokal sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di panggung dunia.

Example 300250
Example 120x600
Example 120x600