Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaHeadline

Lima Calon Berebut Kursi Kades Bunut Baok, Deklarasi Damai dan Anti Politik Uang

×

Lima Calon Berebut Kursi Kades Bunut Baok, Deklarasi Damai dan Anti Politik Uang

Sebarkan artikel ini

 

Lombok Tengah | Lombok Fokus – Lima calon kepala desa resmi ditetapkan untuk mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, setelah seluruh tahapan penetapan dan pengundian nomor urut dilaksanakan secara terbuka, Senin (28/9/2026).

IKLAN
Example 300x600

 

Tahapan tersebut digelar melalui Rapat Pleno Terbuka Penetapan, Pencabutan Nomor Urut, dan Penyampaian Visi-Misi Calon Kepala Desa yang dirangkaikan dengan Deklarasi Pilkades Damai dan Anti Politik Uang di Aula Kantor Desa Bunut Baok.

 

Rapat pleno dipimpin Ketua Panitia Pilkades Desa Bunut Baok, Muhammad Hamdi, M.H., bersama jajaran panitia, BPD, serta disaksikan unsur pemerintah dan keamanan, di antaranya DPMD, Camat Praya, Kapolsek, Danramil, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Fauzan Hadi, turut hadir dan memandu langsung deklarasi damai serta anti politik uang.

 

Dalam laporannya, Muhammad Hamdi mengatakan seluruh calon yang ditetapkan telah memenuhi persyaratan dan berhak mengikuti proses pengundian nomor urut.

 

«“Alhamdulillah, proses pencabutan nomor urut berjalan lancar, terbuka dan transparan. Kami berharap nomor urut yang didapat menjadi semangat bagi para calon untuk berkompetisi secara sehat,” ujar Muhammad Hamdi.»

 

Lima calon kemudian mendapatkan nomor urut melalui proses pengundian yang dilakukan secara terbuka di hadapan masyarakat.

 

Nomor urut 1 ditempati Marianah, nomor urut 2 Hamzan Wadi, S.Pd., nomor urut 3 Lalu Wawan Wijaya, nomor urut 4 Baiq Ainurrahmi Imanda Qubro, S.Kom., dan nomor urut 5 Muhammad Rujjahanu, S.H.

 

Tidak sekadar menetapkan nomor urut, tahapan tersebut juga menjadi momentum bagi para calon untuk menyatakan komitmen menjaga Pilkades Bunut Baok tetap damai dan bebas dari politik uang.

 

Deklarasi dipandu langsung Ketua Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Fauzan Hadi. Ia mengingatkan seluruh calon dan tim pendukung agar mengedepankan gagasan serta program dalam merebut dukungan masyarakat.

 

Menurutnya, Pilkades merupakan bagian penting dari proses demokrasi di tingkat desa sehingga seluruh pihak harus ikut menjaga agar pelaksanaannya berlangsung jujur dan bermartabat.

 

“Pilkades damai bukan hanya tidak ada keributan fisik, tapi juga tidak ada transaksi jual beli suara. Bawaslu juga berpesan kepada panitia untuk senantiasa menjaga dan mengawasi ketat proses Pilkades. Jika ada yang main uang, laporkan. Demokrasi di desa harus jadi contoh,” tegas Lalu Fauzan Hadi.

 

Dalam deklarasi tersebut, seluruh calon kepala desa menandatangani ikrar kesepakatan damai yang telah disiapkan panitia.

 

Para calon menyatakan kesiapan menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan Pilkades, bertarung secara jujur, adil, dan bermartabat tanpa ujaran kebencian maupun hoaks.

 

Mereka juga berkomitmen menolak dan melawan politik uang dalam bentuk apa pun serta siap menerima hasil pemilihan, baik menang maupun kalah.

 

Panitia berharap komitmen tersebut tidak berhenti pada penandatanganan deklarasi, tetapi benar-benar diterapkan hingga seluruh tahapan Pilkades selesai.

 

Dengan adanya deklarasi damai dan anti politik uang, Pilkades Bunut Baok diharapkan dapat menjadi contoh pelaksanaan demokrasi desa yang bersih, berintegritas, serta mengedepankan pilihan masyarakat.

 

Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh calon sebagai simbol kesiapan mengikuti kontestasi secara sportif. Panitia juga menyerahkan cenderamata kepada Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran dan kesediaannya memandu deklarasi anti politik uang dalam Pilkades Bunut Baok.

Example 300250
Example 120x600
Example 120x600