Mataram – Ketua Umum Laskar Sasak, Lalu M Ali Sadikin, mengeluarkan pernyataan resmi berupa himbauan sekaligus teguran terbuka terkait kondisi sosial dan politik di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pernyataan ini dikeluarkan menyusul dinamika politik dan meningkatnya eskalasi demonstrasi di daerah tersebut.
Dalam pernyataannya, Lalu Ali Sadikin mengingatkan seluruh masyarakat NTB, khususnya peserta aksi demonstrasi, untuk tetap menjunjung tinggi ketertiban dan perdamaian dalam menyampaikan aspirasi. Menurutnya, aspirasi rakyat adalah suara kebenaran, namun penyampaiannya harus dilakukan dengan cara yang benar dan bermartabat.
“Aspirasi rakyat adalah suara kebenaran, tapi harus disampaikan dengan cara yang benar. Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan kegaduhan maupun perpecahan,” tegasnya.
Sorotan untuk Aparat dan Institusi Hukum
Dalam rilis resminya, Laskar Sasak menegaskan bahwa aparat kepolisian, institusi hukum, dan instansi pemerintah daerah harus lebih profesional dalam menjalankan tugas. Polisi diingatkan agar mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, sementara institusi hukum diminta benar-benar menjadi tempat rakyat memperoleh keadilan.
“Kami mengingatkan aparat agar bekerja profesional, adil, dan berpihak pada rakyat. Hukum jangan hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Keadilan harus ditegakkan tanpa diskriminasi,” katanya.
Kritik untuk Pemerintah Provinsi NTB
Lalu Ali Sadikin juga menyoroti kinerja Pemerintah Provinsi NTB yang dinilai belum optimal dalam mendorong pembangunan ekonomi. Ia menyebutkan bahwa program strategis yang dijalankan sejauh ini masih belum mampu menarik investasi signifikan, menciptakan lapangan kerja baru, maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
“Ekonomi NTB masih stagnan. Pemerintah harus hadir dengan solusi konkret, bukan hanya wacana. Rakyat menunggu kebijakan nyata yang bisa meningkatkan pendapatan dan membuka peluang kerja,” ujarnya.
Pesan untuk Legislatif NTB
Selain eksekutif, lembaga legislatif di NTB juga mendapat teguran keras dari Laskar Sasak. Ali Sadikin meminta para wakil rakyat agar tidak sibuk dengan perebutan jabatan atau kepentingan politik pribadi.
“Legislatif jangan sampai kehilangan kepercayaan rakyat karena hanya sibuk mengurus kursi dan kepentingan pribadi. Tugas utama mereka adalah menyuarakan aspirasi rakyat dan mengawasi jalannya pemerintahan,” katanya menegaskan.
Masukan untuk Pemerintah Pusat
Tidak hanya di tingkat daerah, Laskar Sasak juga memberikan masukan langsung kepada pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ali Sadikin menilai perlu dilakukan peremajaan di beberapa kementerian agar jalannya pemerintahan lebih efektif. Selain itu, penguatan penegakan hukum dianggap penting demi menjaga stabilitas politik nasional dan memperkuat kepercayaan publik.
“Langkah ini penting agar program strategis pemerintah pusat bisa berjalan maksimal untuk kesejahteraan rakyat. Stabilitas politik tidak boleh goyah hanya karena lemahnya koordinasi kementerian dan penegakan hukum yang lemah,” tegasnya.
Harapan untuk NTB
Di akhir pernyataannya, Ketua Umum Laskar Sasak berharap agar seluruh pihak dapat menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan kelompok atau golongan. Ia menekankan pentingnya menjaga NTB tetap aman, damai, dan kondusif.
“Kami meminta semua lembaga pemerintah di NTB segera berbenah, bekerja cepat, transparan, dan tulus untuk rakyat. Dengan begitu, aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan damai, aparat bekerja bijak, hukum ditegakkan adil, legislatif benar-benar menjadi wakil rakyat, dan NTB tetap aman serta kondusif,” pungkasnya.










