Mataram – Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PAN Nusa Tenggara Barat periode 2025-2029 dalam Musyawarah Wilayah ke-VI DPW PAN NTB.
Penetapan Lalu Ahmad Zaini sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PAN NTB ini dibacakan oleh Wakil Ketua DPP PAN Viva Yoga melalui video conference bersamaan empat provinsi lain di Indonesia yang digelar, Sabtu.
Dalam sambutannya Lalu Ahmad Zaini, mengaku siap menjalankan tugas dan amanah yang telah diberikan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan.
“Tentu tugas dan amanah ini semakin berat, tapi tugas ini akan ringan kalau kita mampu memikulnya bersama-sama, karena tidak ada tugas yang berat kalau kita laksanakan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya di hadapan kader PAN NTB.
LAZ menjelaskan Ketua DPW PAN NTB ini adalah amanah yang besar yang harus dipikul. Tapi dirinya meyakini bahwa dengan kebersamaan seluruh kader maupun pengurus PAN di NTB akan bisa melaksanakan tugas yang berat ini dengan baik.
“Saya selalu optimis, kebersamaan kita dan bersama-sama dengan bergandengan tangan antara satu dan yang lain, insyaallah semuanya akan memberikan hasil sesuai dengan harapan yang diberikan oleh Ketua Umum DPP PAN,” ujarnya.
Ia menambahkan PAN adalah Partai Penguasa maka seluruh program pemerintah pusat dan pemerintah daerah, itu harus didukung oleh Partai Amanat Nasional. Disinggung mengenai target PAN di NTB, LAZ mengatakan bahwa pihaknya akan merapatkan secara khusus target-target itu.
“Saya menginginkan seluruh daerah pemilihan (dapil) pada 2029 mendatang bisa terisi,” ungkapnya.
Sementara itu, Haji Muazzim Akbar mantan Ketua DPW PAN NTB menambahkan LAZ dapat melanjutkan kepemimpinannya selama 27 tahun dalam membangun PAN didaerah seribu masjid.
Anggota DPR RI ini menegaskan bahwa sebelum LAZ terpilih, pihaknya sudah menyampaikan ke kader PAN lainnya untuk melanjutkan kepemimpinan di DPW PAN NTB, seperti Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Walikota Bima Fery Sofyan. Namun kedunya menyatakan tidak siap.
“Ady Mahyudi tidak siap, beliau menyampaikan ke saya, pak ketua kalau bisa pak ketua saja yang melanjutkan karena saya ingin memperkuat di kabupaten dulu sebab kemungkinan Pilkada kedepan dipilih oleh DPRD tidak lagi dipilih oleh rakyat maka saya berikan kesempatan untuk menjadi ketua di kabupaten dulu, saya jangan ke provinsi, untuk memperkuat kursi didapil masing-masing”.
Muazzim melihat bahwa LAZ adalah seorang eksekutif (Bupati Lombok Barat). Dan Bupati ini memiliki jaringan, punya kaki tangan di Kabupaten yaitu, Kepala Dinas, Camat, Kader hingga tingkat paling bawah. Sehingga pihaknya punya keyakinan, parpol jika dipimpin oleh eksekutif bisa membesarkan partai didaerah.
Ketua Bapilu DPP PAN, Bima Arya berharap PAN di NTB dapat mampu meraih hasil maksimal dengan memenangkan Pemilu 2029 sesuai amanah Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan.
Menurutnya PAN saat ini tidak lagi berada di pinggiran, tetapi sudah berdiri di pusat kekuasaan nasional.
“PAN sekarang berada di jantung kekuasaan. Tidak lagi di pinggiran,” ujarnya.
Bima Arya menyebutkan saat ini ada 69 kepala daerah dari PAN di seluruh Indonesia, termasuk 9 kader terbaik yang menduduki posisi strategis di tingkat nasional sebagai menteri.


