BAYAN, 17 Januari 2025 – Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram tahun 2024/2025 melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengolahan Sampah dan Pemanfaatan Teknologi Biopori di Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara dalam rangka menjalankan program kerja utama. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan dan manfaat teknologi biopori dalam mengatasi limbah organik serta meningkatkan kesuburan tanah.
“Sumur biopori ini masih sangat asing di telinga sebagian orang, namun pada dasarnya dengan adanya sumur biopori ini sangat membantu dalam pengolahan sampah organik yang bisa mengalami pembusukan, jika dibuang begitu saja maka akan sia-sia, lebih baik dibuatkan sumur biopori agar sampah organik tersebut bisa menjadi pupuk untuk tanaman disekitar sumur biopori tersebut.” ujar Elizia Novelinda Putri salah satu angota KKN PMD Universitas Mataram.
“Sumur biopori ini sangat membantu mengurangi dampak perubahan iklim dan meningkatkan kesuburan tanah serta ketahanan air di pedesaan. Dengan mengumpulkan dan menyimpan air hujan, sumur biopori dapat membantu mengurangi risiko banjir. Selain itu juga, sumur biopori ini dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah dengan cara mengembalikan nutrisi dan mikroorganisme yang berguna ke dalam tanah.” lanjut Riani Apriliyanti Aulia anggota KKN PMD Universitas Mataram.
Kegiatan sosialisasi ini bertempat di aula kantor desa, acara dihadiri oleh masyarakat setempat, perangkat desa, dan mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram. Sosialisasi dimulai dengan pemaparan materi mengenai bahaya sampah bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik, dilanjutkan dengan pengenalan teknologi biopori sebagai solusi efektif dalam penanganan limbah organik.
“Saya selaku pemateri dari DLH sering diundang untuk menjadi narasusmber dalam berbagai kegiatan yang membahas terkait pengolahan sampah, namun baru kali ini saya menemukan ide yang sangat bagus dari adik-adik mahasiswa KKN yang mengangkat sosialisasi pengolahan sampah dengan teknologi biopori.” ujar Fahrizal, S.T selaku pemateri dari DLH Lombok Utara
Dari kegiatan ini peserta dapat mengenal dan memperoleh pengetahuan praktis tentang cara pemanfaatan teknologi biopori dalam kehidupan. Lubang biopori dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengolah sampah organik menjadi kompos secara alami, sekaligus membantu meningkatkan daya serap air di lingkungan setempat.
Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram dalam kegiatan sosialisasi ini menggelar sesi diskusi bersama para warga yang hadir.
“Pada sesi ini kami memberikan kesempatan bagi warga untuk bertanya terkait materi yang telah disampaikan oleh pihak DLH, bagi warga yang aktif dalam sesi diskusi maka kami akan memberikan doorprize (hadiah) yaitu pemasangan sumur biopori gratis oleh kami mahasiswa KKN PMD Unram” ujar Apriliya Ningsih.

Dari sesi diskusi warga sangat aktif dalam membahas manfaat jangka panjang sumur biopori. Kegiatan ini menambah wawasan masyarakat tentang pengelolaan sampah dan memperkuat kolaborasi antarwarga dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Menurut saya dengan adanya pengenalan teknologi biopori dapat menjadi wawasan baru bagi warga desa bayan sehingga dapat menjadi solusi yang sangat efektif untuk peningkatan kualitas lingkungan secara berkelanjutan.” ujar Sri Mabrurah salah satu anggota KKN PMD Universitas Mataram.

Program ini berhasil mengubah pola pikir dan dapat menanamkan sikap yang benar dalam memilah sampah organik dan non-organik bagi masyarakat desa Bayan. Pentingnya pengolahan sampah ini dapat mengurangi limbah dan menjaga keestetikan desa.
Dalam langkah melanjutkan program ini mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram usai menggelar sosialisasi serempak melakukan kegiatan pemasangan sumur biopori bagi warga yang telah aktif dalam sesi diskusi.


