LombokFokus|Sumbawa – SMAN 1 Alas kembali menunjukkan komitmennya, dalam mendukung masa depan para siswa. Tahun ini, sebanyak 47 persen lulusan berhasil melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, hasil dari upaya sekolah dalam memberikan bimbingan karir serta memperkenalkan dunia kampus.
Kepala SMAN 1 Alas, Drs. Purwanto, menyampaikan jika pihak sekolah tak henti-hentinya mendorong siswa untuk melanjutkan pendidikan. Meski begitu, ia memahami bahwa tidak semua siswa memilih jalur tersebut.
“Sekitar 50 persen siswa lebih memilih bekerja setelah lulus, kebanyakan di sektor informal seperti perdagangan, jasa, dan perkebunan, untuk membantu ekonomi keluarga,” jelas Purwanto pada Sabtu (25/1/2025).
Selain itu, ada sebagian siswa yang mengambil program pelatihan keterampilan sebagai bekal bekerja, sementara 3 persen lulusan memilih jalur wirausaha.
Untuk terus meningkatkan angka siswa yang melanjutkan pendidikan tinggi, SMAN 1 Alas menghadirkan berbagai program inovatif, seperti pembinaan karir, kunjungan ke kampus, hingga kerja sama dengan lembaga pemberi beasiswa.
“Kami berharap semakin banyak siswa yang melanjutkan pendidikan. Dengan pendidikan tinggi, peluang mereka mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di masa depan akan meningkat,” ujar Purwanto.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, H. Aidy Furqan, M.Pd, turut mengapresiasi langkah SMAN 1 Alas. Menurutnya, angka 47 persen lulusan yang melanjutkan pendidikan sebagai capaian luar biasa, terutama di tengah tantangan sosial ekonomi.
“Kami sangat mengapresiasi upaya SMAN 1 Alas dalam menciptakan generasi yang siap bersaing. Namun, kami juga menghormati keputusan siswa yang memilih bekerja untuk membantu keluarganya. Semua pilihan itu harus didukung,” ujar Aidy.
Aidy memastikan pemerintah provinsi terus berupaya meningkatkan akses pendidikan, salah satunya melalui program beasiswa daerah dan pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan dunia kerja.
“Kami ingin memastikan bahwa baik yang melanjutkan pendidikan maupun yang bekerja memiliki kompetensi yang memadai untuk masa depan mereka,” tegasnya.
Ia juga mendorong sekolah-sekolah lain untuk belajar dari SMAN 1 Alas, dalam hal bimbingan karir dan pendidikan. Selain itu, peran aktif orang tua, masyarakat, dan dunia usaha disebutnya sangat penting dalam mendukung potensi siswa.
Dengan kondisi ini, SMAN 1 Alas berupaya menyeimbangkan antara prestasi akademik dan kebutuhan siswa, yang langsung terjun ke dunia kerja. Kolaborasi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan dunia usaha menjadi kunci dalam menentukan arah masa depan generasi muda di wilayah tersebut.(fit)


