Scroll untuk baca artikel

Mahasiswa KKN UNRAM Budidaya Perairan Ikut Serta Dalam Kegiatan “Conservation Goes to School” di Pelabuhan Tawun

×

Mahasiswa KKN UNRAM Budidaya Perairan Ikut Serta Dalam Kegiatan “Conservation Goes to School” di Pelabuhan Tawun

Share this article
Kegiatan KKN Mahasiswa Unram Jurusan Budidaya Perairan. Foto : Witri Wulandari, Siva Purwati
Kegiatan KKN Mahasiswa Unram Jurusan Budidaya Perairan. Foto : Witri Wulandari, Siva Purwati
Pada Sabtu, 2 Maret 2024, Dermaga Desa Tawun menjadi saksi pelaksanaan kegiatan “Conservation Goes to School” yang diadakan oleh Yayasan Deep Blue Sea. Yayasan ini dikenal sebagai organisasi yang ahli dalam mengelola sumber daya pesisir dan laut melalui ilmu pengetahuan, konservasi, serta pendidikan. Mahasiswa dari program studi Budidaya Perairan Universitas Mataram yang sedang melaksanakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Magang di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) turut serta menjadi panitia dalam acara ini.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan dari berbagai instansi, termasuk Balai Perikanan Budidaya Lombok, Dinas Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Dinas Kesehatan Lombok Barat, DIKBUD, KOREM 162, Kapolres Lobar, Kasat Polair, Dandim Mataram, Lanal Mataram, BABINSA Sekotong, dan HUMAS NTB. Sebagai bagian dari program sekolah konservasi, acara ini juga dimeriahkan oleh anak-anak sekolah dasar dari SDN 1, 2, 3, 4, 5 Sekotong Barat, MI Tarbiatussibyan, dan MI Ibnu Hajar NW.

Untuk tingkat sekolah dasar, diadakan berbagai lomba seperti mewarnai, beach cleaning, dan ecobrick dengan tema pembuatan kursi dan meja dari sampah anorganik, diikuti oleh 78 siswa dari berbagai sekolah di Kecamatan Sekotong Barat.

IKLAN
Example 120x600

Acara yang paling dinantikan adalah lomba kayak yang diikuti oleh 50 peserta dewasa, termasuk 6 peserta dari Malaysia dan Singapura. Rute lomba dimulai dari Dermaga Tawun dan berakhir di Gili Gede, salah satu kawasan Taman Wisata Perairan (TWP) Gita Nada, dengan jarak sekitar 30 km.

Selain lomba, juga diadakan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah organik dan anorganik untuk menjaga kelestarian lingkungan. Edukasi ini meliputi cara membuang sampah dengan benar, memisahkan sampah anorganik dan organik, serta mengenalkan hewan-hewan perairan yang dilindungi seperti ikan pari mata, terumbu karang, ikan capungan banggai, dan ikan napoleon. Peserta juga diperkenalkan dengan daerah-daerah konservasi laut di sekitar lokasi kegiatan, seperti TWP Gita Nada yang meliputi Gili Tangkong, Nanggu, dan Sudak.

Untuk menambah keseruan, mahasiswa KKN Universitas Mataram dari program studi Budidaya Perairan juga mengadakan lomba kuis yang bertujuan menambah wawasan para siswa sambil menunggu pengumuman pemenang lomba. Kegiatan ini ditutup dengan pengumuman para juara lomba yang telah berlangsung.

Kegiatan KKN Mahasiswa Unram Jurusan Budidaya Perairan. Foto : Witri Wulandari, Siva Purwati
Kegiatan KKN Mahasiswa Unram Jurusan Budidaya Perairan. Foto : Witri Wulandari, Siva Purwati

Melalui acara “Conservation Goes to School” yang diadakan oleh Yayasan Deep Blue Sea, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kelestarian laut. Acara ini juga berhasil menarik minat wisatawan terhadap keindahan laut Sekotong dan mengedukasi anak-anak sekolah dasar untuk menjaga lingkungan laut mereka.

Penulis: Witri Wulandari, Siva Purwati
Prodi: Budidaya Perairan
Instansi: Universitas Mataram
Organisasi: Tim KKN MBKM Sekotong Barat

Example 120x600
Example 120x600