Scroll untuk baca artikel

Masyarakat Desa Pakuan Tuntut Balai Thura Nuraksa Pecat dan Laporkan Pegawai Yang Mencuri GPS

×

Masyarakat Desa Pakuan Tuntut Balai Thura Nuraksa Pecat dan Laporkan Pegawai Yang Mencuri GPS

Share this article


LOBAR, LOMBOK FOKUS
 |Puluhan Masyarakat Dusun Kumbi, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Lombok Tengah lakukakn aksi demonstrasi di Unit Pelaksana Teknis Daerah(UPTD) Balai Thura Nuraksa. Selasa, 16/05/2020.

Masa aksi demonstrasi menuntut supaya oknum pegawai yang lakukan penggelapan satu unit GPS milik kantor Balai Tahura Nuraksa dipecat dan diperoses secara hukum.
“Kami meminta agar oknum pegawai yang melakukan tindak kriminal pencurian GPS tersebut segera dipecat dan diproses keranah hukum,” Ungkap pak Ekayadi.
Keterangan dari pak Ekayadi, bahwa ia dan masyarakat sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Narmada, akan tetapi terindikasi oknum pegawai yang mencuri GPS tersebut dilindungi oleh atasannya di Balai Tahura Nurakarsa.
Sementara Ibu Syamsiah Samad, S.Hut., M.Si, selaku Kepala Balai Tahura Nuraksa saat dikonfirmasi oleh wartawan lombokfokus.com memaparkan, ” Iya betul Kasus pencurian GPS dilakukan oleh salah satu pegawai kami, menurut informasi dia menggadaikan GPS tersebut, tapi alhamdulillah sudah dikembalikan,” Ungkapnya.
Mengenai tuntutan masa aksi yang menginginkan agar pelaku segera diproses secara hukum, ibu Syamsiah sangat mengapresiasi masyarakat yang menyuarakan tuntutannya, dan dalam waktu dekat ia akan merekomendasikan pemecatan si pelaku, tetapi untuk melanjutkan keranah hukum belum dapat dipastikan.
“Kami tidak ada kapasitas untuk memecat, nanti dinas yang akan memutuskan, kami hanya bisa merekomendasikan saja. Untuk dibawa keranah hukum belum sampai kesitu. Jika masyarakat ingin melaporkan keranah hukum, silahkan saja dan akan kami dukung,” Pungkasnya.
www.lombokfokus.com

Example 120x600
Example 120x600