Antisipasi Eskalasi dan Transmisi Covid-19, Polda NTB Siapkan Metode Tactical Floor Game

  • Bagikan

Mataram – Dalam upaya mengantisipasi eskalasi outbreak pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), sekaligus potensi transmisi Covid-19 oleh kunjungan skala nasional dan internasional di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), diperlukan metode Tactical Floor Game sebagai langkah penanganannya.

Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., saat sambutan dalam rapat koordinasi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB mengatakan, rapat kesiapan itu digelar untuk mempersiapkan NTB apabila terjadi eskalasi outbreak Covid-19 tidak terkendali.

“Katakanlah sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi oleh adanya Covid-19. Oleh karena itu, pelaksanaan Tactical Floor Game ini pandangan saya menjadi sangat penting. Apa yang harus kita kerjakan dan apa yang tidak boleh kita kerjakan. Berbuat apa, bertanggungjawab kepada siapa, dan apa tanggung jawabnya,” ungkapnya.

Jenderal Polisi bintang dua itu menjelaskan, dalam menghadapi penyebaran Covid-19 yang mewabah hampir di seluruh belahan dunia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB tidak akan dapat menanganinya, tanpa kolaborasi dengan seluruh komponen atau stakeholder yang ada.

“Pemerintah provinsi tidak bisa bekerja sendiri, semua stakeholder harus membantu men-support pemerintah. Supporting system yang kita lakukan dengan segala daya upaya hari ini. Sudah hampir satu tahun lebih dunia dilanda pandemik Covid-19 termasuk Provinsi Nusa Tenggara Barat, tetapi hari ini, di Tribun yang sederhana ini menjadi jawaban,” jelasnya.

“Kita tidak pernah lelah untuk melakukan upaya-upaya penanggulangan Covid-19. kita semua ingin Provinsi Nusa Tenggara Barat hadir sebagai perwujudan negara untuk seluruh masyarakat, agar apabila hal-hal yang tidak diinginkan, terburuk sekalipun, rumah sakit sudah siap, ketersediaan tempat tidur sudah siap, manajemen kuburan, bandara, pelabuhan, dan lain-lain sudah kita persiapkan,” tegas Kapolda.

READ  Forkopimda Lobar Kawal Malam Takbiran untuk Pastikan Tidak Ada Takbir Keliling

Menurut mantan Kadiv Humas Polri itu, model TFG yang akan disiapkan sekaligus dalam upaya mengantisipasi dan atau mendeteksi virus varian baru yang masuk ke Indonesia, termasuk NTB.
“Sekarang ini kita sama-sama mengantisipasi varian baru masuk ke Indonesia. Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia adalah institusi yang menurut kami betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat,” ucapnya.

“Kami di NTB paham itu, dan memerintahkan seluruh seluruh jajaran harus maksimal, melaksanakan langkah-langkah sebagai supporting system, dalam rangka menekan transmisi Covid-19 dengan langkah-langkah strategis,” tutupnya.

Sementara Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah dalam kesempatannya, mengungkapkan terima kasih kepada Kapolda NTB dan seluruh jajarannya, atas dukungan dan upaya yang terus berkelanjutan dalam penanganan pandemi Covid-19 di NTB.

“Kapolda kita memang luar biasa, dengan Kampung Sehat saja beliau sudah mampu menekan penyebaran Covid-19. Terima kasih Pak Kapolda atas inisiasi Kampung Sehat-nya,” ucapnya.

Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi itu mengingatkan kepada 10 kabupaten/kota di NTB, agar terus menjalin kerjasama yang kolaboratif dalam penanganan Covid-19.

“Kepada 10 kabupaten/kota, Bapak Bupati, Bapak Walikota, dan Kapolres bahwa kita harus sama-sama terhadap pengertian, terkait data paparan dan penanganan daripada Covid-19. Bagi kabupaten/kota tolong betul-betul diperhatikan, bagaimana agar diperhatikan tentang data ini,” tandasnya.
“Kemudian juga pasien yang sembuh, itu harus betul-betul di-update, termasuk data vaksinasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Umi Rohmi menyampaikan kondisi terkini NTB, dimana menurutnya NTB dipandang telah mampu mengendalikan paparanCovid-19 dengan baik.

“Alhamdulillah, untuk NTB kondisi terkini positif semakin kemari, alhamdulillah makin bisa dikendalikan tetapi bukan berarti kita lengah, tetap kewaspadaan, justru semakin kita kendalikan, kewaspadaan harus makin tinggi,” tekannya.

“Nah, itulah yang kemudian di gagas oleh Polda NTB pagi ini adalah agar kita mengantisipasi, melakukan persiapan secara sistem, agar nantinya bila terjadi (kondisi yang buruk, red), naudzubillahi mindzalik. Tetapi kalaupun terjadi, secara sistem kita siap,” lanjutnya.

READ  Masyarakat Jerneng Dukung Pembangunan SPBU

Untuk diketahui, tampak hadir dalam rakor tersebut Wakapolda bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda NTB, perwakilan Korem 162/Wira Bhakti, beberapa pimpinan instansi terkait, perwakilan PHRI NTB, Direktur Angkasa Pura, dan Syahbandar Pelabuhan Lembar.

Usai acara pembukaan, diselingi dengan simulasi TFG yang dimainkan para Kapolda dan Wagub NTB bersama para stakeholder, yang dipandu Kabid Kedokteran dan Kesehatan serta Karo Ops Polda NTB.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berlangganan    Yes No thanks