Perubahan Akhlak Anak dimasa Pandemi Covid-19

  • Bagikan
Sopiatul Ula Mahasiswa UIN Mataram Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tasbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Mataram

Lombokfokus.com, | Akhlak adalah tingkah laku seseorang yang mana di dorong oleh suatu keinginan secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan yang baik.kita tahu bahwa rasulullah SAW diturunkan ke bumi ini untuk menyempurnakan akhlak manusia karena sebelumnya pada masa jahilliyah kaum kafir Quraisy memiliki kebiasaan buruk ataupun tidak punya akhlak seperti mengubur anak perempuan secara hidup-hidup dan saling menukar istri dan masih banyak lagi perbuatan mereka yang dilarang agama.

Setelah rasulullah SAW diangkat menjadi nabi dan rasul maka rasulullah SAW mengubah dan memperbaiki semuanya dengan mengajarkan akhlak kepada mereka baik secara dakwah maupun mencontohkan kepada mereka bagaimana cara berakhlak yang baik sehingga pada akhirnya beliau berhasil mengajarkan akhlak hampir ke seluruh dunia dengan bantuan para sahabat. Pelajaran tentang akhlak baik dan buruk bahkan sudah dibukukan dalam karya tulis para ulama dan menyebar luaskannya ke setiap wilayah yang ada didunia termasuk diwilayah kita sendiri yakni negara indonesia yang sebelum merdeka bernama nusantara. Di nusantara islam berkembang melalui bebrapa jalur penyebaran diantaranya : lewat jalur perdagangan dan jalur pernikahan.

Para ulama tidak pernah melakukan penyebaran agama islam dengan menggunakan kekerasan akan tetapi mereka para ulama menyebarkan agama islam sebagimana yang diajarkan rasulullah SAW yakni dengan bersikap sopan santun kepada masyarakat yang waktu itu masih memeluk agama hindu-budha akan tetapi dengan kepandaian dan kepiawean para ulama denngan cara menggabungkan antara adat kebiasaan masyarakat nusantara dengan menyelipkan pengajaran agama islam yakni pertunjukan wayang kulit akhirnya masyarakat luluh dan mau menerima islam sebagai agama yang benar dan lurus pada perkembangannya agama islam yang tadinya minoritas menjadi mayoritas diindonesia ini membuktikan betapa pandainya para ulama mengambil hati masyarakat kala itu. Pengajaran akhlak pun tersebar diindonesia dengan membangun pondok-pondok pesantren.

READ  MEMBANGUN AHLAK GENERASI RABBANI PADA ANAK SD/MI

Di pondok pesantern santri diajarkan berbagai macam pelajaran agama yakni meliputi : pelajaran tauhid atau pengenalan tentang tuhan , pelajaran fiqih yakni bagaimana beribadah serta pelajaran akhlak.pelajaran agama dipondok pesantren masih ada sampai sekarang akan tetapi sangat disayangkan masih banyak masyarakat yang tidak tahu cara bersikap ataupun cara berakhlak apalagi dikalangan anak SD/MI. Akhlak sudah rusak, anak SD/MI tidak tahu bagaimana cara menghormati sesama.

Maka pengajaran akhlak perlu diajarkan sejak dini, supaya jika mereka tumbuh remaja mereka tahu cara bersikap dan berakhlakyang baik, itu semua dimulai dari rumah karna kita tahu pembelajaran yang utama dan pertama berawal dirumah , orang tua harus bisa memberikan nasihat ataupun pengajaran kepada anaknya tentang akhlak yang baik itu seperti bagaimana dengan begitu anak akan paham tentang akhlak yang baik bila perlu berikan contoh kepada mereka jangan sampai berikan contoh yang tidak baik karna itu akan ditiru sama anak dan akan menjadikan alasan mereka itu membangkang perintah orang tua.

Apalagi dimasa pandemi Covid – 19 ini karna jarangnya pengajaran secara langsung maka banyak anak-anak yang tak tahu cara bersikap dan berakhlak yang baik kepada orang yang lebih tua darinya ataupun tidak tahu cara bersikap kepada teman yang seumuran dan teman yang umurnya dibawah dirinya ,sering kali anak-anak menyamakan caranya bertingkah laku kepada semua kalangan atau dengan kata lain mereka anak-anak bersikap semaunya , dimasa pandemi Covid – 19 ini anak lebih banyak dirumah berteman dengan handphone mereka tidak mengenal kata lelah ketika bermain handphone bahkan waktu sehari semalam mereka gunakan untuk bermain hp ini juga yang menyebabkan anak menjadi susah diatur dan bahkan tidak mau diperintah sama orangtuanya sendiri malah mereka yang menyuruh orang tua nya untuk membeli keperluannya sungguh keadaan yang sangat disayangkan seandainya kita menjadi orang tua apakah kita rela anak-anak kita bertingkah laku seperti demikian pasti tidak kan. Oleh karna itu kita sebagai calon guru SD/MI harus mengetahui cara atau solusi ketika anak sulit diatur atau membangkang semua perintah.

READ  Pariwisata Gili Matra mulai Menggeliat, Polisi Perketat Prokes 5M

Jadi solusi yang pertama dan utama adalah mencegah anak-anak untuk melakukan hal-hal yang sekiranya dapat mengubah akhlaknya ke arah yang tidak baik misalnya mencegah anak-anak untuk tidak terlalu main hp karna kita tahu kedepannya akan membuat anak menjadi seorang yang susah diatur dan membangkang, main hp boleh tapi ada waktunya dan pastikan yang mereka tonton memberi nilai pelajaran, akan lebih bagus jika anak-anak belajar akhlak dari tontonan yang mereka tonton pada intinya hp memiliki sisi baik dan buruk dalam penggunaannya. Kemudian selanjutnya yang kita lakukan adalah memberi contoh tentang berakhlak yang baik terhadap sesama baik melalui pengajaran secara teori ataupun pengajaran dengan langsung mempraktekkannya. Terakhir adalah Menjaga anak-anak tetap berakhlak baik jangan sampai apa yang sudah kita ajarkan dilupakan ataupun tidak dilakukan lagi oleh anak-anak disebabkan datangnya pengajaran akhlak yang tidak benar.

Penulis : Sopiatul Ula
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Fakultas Tasbiyah dan Keguruan (FTK)
Universitas Islam Negeri Mataram

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berlangganan    Yes No thanks