Halal Bi Halal Momentum Wujudkan Suasana Harmonis untuk Raih Visi Unram

  • Bagikan

Lombok Fokus | Mataram – Ramadhan 1442 Hijriyah/2021 Miladiyah telah usai. Sebagaimana lazimnya tradisi Idul Fitri di tanah air yang sarat dengan silaturahmi, Universitas Mataram pun tak mau ketinggalan. Pandemi Covid-19 terbukti tak mampu membendung semangat kebersamaan civitas akademika Unram. Pasalnya, Senin (17/5/2021) pagi, terhelat acara Halal Bi Halal meski dilaksanakan secara virtual.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. Minal a’idin wal faidzin wal maqbulin, mohon maaf lahir dan bathin,” ujar Rektor Unram Prof. Dr. H. Lalu Husni, S.H., M.Hum kepada segenap civitas akademika yang mengikuti.
Dalam kesempatan berbahagia itu, Prof. Husni mengajak civitas akademika untuk menjadikan Halal bi Halal, sebagai momentum saling memaafkan guna terwujudnya suasana yang harmonis demi tercapainya visi Unram, sebagai perguruan tinggi berbasis riset dan berdaya saing internasional tahun 2025.

“Halal bi Halal merupakan tradisi Indonesia yang sangat mulia, yakni silaturrahmi dan saling memaafkan, yang merupakan bagian dari risalah Islam dan tidak terbatas pada saat merayakan Idul Fitri saja,” katanya.
Dijelaskan, dosa seseorang kepada Allah terhapus dengan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, sedangkan dosa kepada sesama manusia terhapus dengan saling memaafkan. Dimana Prof. Husni yang merupakan Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, mengutip Firman Allah SWT dalam al-Qur’an surat Ali Imran ayat 134, yang menyebutkan bahwa salah satu ciri orang yang bertaqwa adalah memaafkan kesalahan orang lain.

“Memaafkan kesalahan orang lain, merupakan manifestasi dari sikap meneladani sifat Allah yang Maha Penerima Taubat, Pemaaf, dan Pengampun,” terangnya.

Karena itu, lanjut Prof Husni, dengan saling memaafkan dan saling mengeratkan tali silaturahmi antara civitas akademika, pihaknya optimistis suasana yang hormonis, sinergis, dan kondusif akan terwujud.

READ  Wisuda ke-XXXI, UNW Mataram Berkomitmen Berkhidmat untuk Negeri

“Sebab suasana kebatinan yang erat satu sama lain akan menambah motivasi, menghilangkan endapan-endapan emosi negatif antar civitas akademika, yang tentu akan menambah etos kerja dalam mewujudkan visi Unram, menjadi Perguruan Tinggi berbasis riset dan berdaya saing internasional pada tahun 2025,” tandasnya.

Sementara Prof. Dr. Ir. Lalu Wiresapta Karyadi, M.Si. yang memberikan tausiyah menyampaikan, Halal bi Halal meski bernuansa tradisi Indonesia, namun secara hakiki sarat dengan nuansa moralitas yang sangat dalam.
“Sehingga menjadi suatu aktivitas yang sangat baik dalam perspektif keislaman kita,” katanya.

Dikatakan, silaturahim adalah menyambung ikatan persaudaraan atau kekerabatan yang menjadi suatu keharusan. Menguatkan paparannya, seirama dengan Prof. Husni ia pun mengutip Firman Allah dalam al-Qur’an surat Ali Imran ayat 112.

“Kalau kita hayati Firman Allah ini, dimana saja kamu berada niscaya kamu akan mendapat kehinaan,” tekannya.
“Kecuali engkau senantiasa menjalin hubungan dengan Allah, atau yang biasa disebut habblumminallah, dan hubungan dengan sesama manusia atau yang biasa disebut habblumminannas,” lanjutnya.

Dijelaskan, habblumminannas menjadi rujukan utama perbuatan-perbuatan silaturahim selanjutnya. Artinya, silaturahim merupakan sebuah keniscayaan yang bermuatan moralitas agung.

“Hablumminannas yang bisa mengantarkan kita, kepada kemuliaan atas ketaqwaan itu sendiri,” sebutnya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berlangganan    Yes No thanks