Priiit… Polisi akan Tegur Anda Kalau Ngabuburit Tak Patuhi Prokes Kampung Sehat

Lombok Barat – Mematuhi protokol kesehatan (prokes) Kampung Sehat 2 Nurut Tatanan Baru, menjadi kewajiban semua elemen di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), termasuk saat ngabuburit menjelang buka puasa Ramadhan 1442 Hijriyah/2021 Miladiyah saat ini. Kalau masyarakat tidak mematuhi prokes saat ngabuburit, priiit… Prajurit Samapta (Polri) yang berjaga di beberapa titik akan mencegat Anda.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si. melalui siaran pers, Senin (19/4/2021), mengungkapkan bahwa fenomena itu dapat ditemukan hampir di semua wilayah hukum Polda NTB, termasuk di Gumi Patut Patuh Patju, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Pendisiplinan penerapan prokes oleh personel Polri itu, dimaksudkan guna mensukseskan Program Kampung Sehat 2 NTB, sebagai salah satu dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, sehingga Nusa Tenggara Barat yang kita cintai ini, bisa segera keluar dari pandemi dan kita bisa memulai kehidupan normal kembali seperti sebelum-sebelumnya,” katanya.

“Itu yang dihajatkan Bapak Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., dengan diluncurkannya Kampung Sehat 2,” lanjut Artanto.

Sementara Kapolres Lombok Barat melalui Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren) AKP Lalu Budi Setiawan, S.Sos., ditemui saat memimpin patroli dan penjagaan di simpang empat Taman Kota Giri Menang, Gerung, mengatakan bahwa penertiban telah dilakukan sejak awal Ramadhan 1442 H, terutama saat-saat menjelang berbuka puasa.

“Kegiatan pengamanan yang ditingkatkan yang kami lakukan, kaitannya dengan pengamanan masyarakat yang melaksanakan ngabuburit, persiapan untuk berbuka puasa. Mereka kan banyak yang mencari makanan, mencari jajanan untuk berbuka puasa bersama keluarga,” ungkapnya.

“Jadi, selain untuk mendisiplinkan penerapan prokes, kami juga ingin masyarakat merasa kami hadir di tengah-tengah mereka,” tambahnya.

Menurutnya, anggota Polri sebagai pelindung, pelayan, dan pengayom harus ditunjukkan kepada masyarakat. Dimana personel Polri telah digembleng berjiwa Samapta, yakni siap dan siaga menjalankan tugas dan kewajibannya.

“Itulah kita di sini hadir di tengah-tengah masyarakat, kita hadir dengan berpakaian dinas untuk mengamankan mereka, supaya mereka bisa merasa nyaman, aman, dan tenang,” katanya.

Dikatakan, dalam melaksanakan tugas penertiban pihaknya lebih menonjolkan pendekatan persuasif, sehingga tumbuh dalam diri masyarakat akan arti penting pemeliharaan keamanan dan ketertiban (harkamtib), termasuk di dalamnya kesadaran menerapkan prokes Kampung Sehat.

“Kita juga di sini selain pengamanan ngabuburit dan pengamanan dalam rangka berbuka puasa masyarakat, juga tetap kita ingatkan masyarakat termasuk pengguna jalan, untuk tetap menggunakan protokol kesehatan sesuai Perda Nomor 7 Tahun 2020,” jelas Lalu Budi.

“Artinya, anggota yang ada ini menyetop pengguna jalan yang tidak memakai masker, untuk diingatkan supaya pakai masker. Kami ingatkan mereka bahwa itu penting untuk kesehatan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, selaian di simpang empat Taman Kota Giri Menang, penjagaan personel Kepolisian juga menyasar beberapa titik keramaian dan kerawanan, seperti di Monumen Bahari, simpang empat masjid Gerung, Bundaran Giri Menang Sequer (GMS), gerbang Perumda Lombok Barat, simpang tiga Sedayu, dan beberapa lokasi lainnya.

“Bahkan personel Polres Lombok Barat dan Polsek jajaran juga menyasar obyek-obyek lainnya, termasuk di wilayah pariwisata Senggigi dan pesisir Sekotong,” tutupnya. (red)

Default image
Admin
Articles: 2246

Leave a Reply