Penyuluh Agama Islam Turun ke Pasar Jelojok

Baiq Weni Satriani, ketua Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah NTB, bertempat di Pasar termegah Lombok Tengah yaitu Pasar Jelojok Kopang melakukan penyuluhan mengenai konsep jual beli dalam Islam. Senin, 05/4/2021.

Sudah menjadi tuntunan  wajib yang harus dipenuhi oleh seorang penyuluh agama, utamanya pengetahuan yang berkenaan dengan materi penyuluhan. Perlu diingat bahwa ketika seorang penyuluh agama hendak melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan, itu artinya sang penyuluh hendak mengeksplorasi pengetahuan agamanya untuk dipersembahkan kepada masyarakat sasaran binaan, sehingga terjadi proses transfer pengetahuan dari orang yang memiliki banyak pengetahuan kepada mereka yang memiliki pengetahuan terbatas dan bagi seorang penyuluh yang tidak memiliki pengetahuan tentu proses ini mustahil akan terjadi.  Nabi pernah bersabda “ Faakidu syaiin laa yu’tha “ seorang yang tidak punya apa apa tentu tidak dapat memberi. Oleh karena itu, seorang penyuluh disarankan untuk senantiasa terus menambah khazanah pengetahuan yang sudah ada bahkan mengembangkannya sesuai dengan perkembangan zaman, agar pengetahuan yang disuguhkan nampak aktual dan menarik perhatian.

Begitu juga bagi Baiq Weni Satriani, ketua Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Kopang Kab. Lombok Tengah NTB bermodal ilmu pengetahuan yang dapatkan di Makhad Darul Qur’an Walhadist di Pancor Lombok Timur dan pelatihan pelatihan yang di dapatkan di Kemenag Lombok Tengah dapat melakukan pembinaan di masyarakat khususnya seputar bagaimana menjadi Keluarga Sakinah.

Baginya penyuluhan yang dilakukan seseorang bisa dengan berbagai cara, sesuai dengan tingkat kemampuan dan kemauannya. Ada yang dilakukan di tempat ibadah seperti ceramah atau pengajian, mengajarkan baca tulis al-Qur’an di TPQ, ada yang melakukannya dengan mendatangi rumah demi rumah, bahkan ada juga yang berdakwah di tempat keramaian seperti Pasar.

Demi membina masyarakat ke jalan yang benar sesuai tuntunan ajaran agama dan mengajaknya pada kebaikan, Baiq Weni Satriani Penyuluh Agama Islam Kabupaten Lombok Tengah terjun langsung ke pasar modern Jelojok Kopang guna menyapa pedagang yang dijumpainya. Belanja dan bertegur sapa dengan pedagang menjadi pembuka bagi dakwah yang disampaikan.

“Sudah cukup lama saya berintraksi dengan penjual yang ada di pasar modern jelojok ini. Awalnya hanya satu dua pedagang yang saya hampiri sambil memberikan penyuluhan bagaimana konsep jual beli dalam islam, kemudian beberapa minggu terakhir ini saya targetkan agar ibu ibu yang menjajakkan dagangannya terkaper semua untuk saya berikan pemahaman mengenai bagaimana berniaga dalam ajaran Islam dan taklupa saya mengingatkan bagi para ibu ibu pedagang untuk tetap menggunakan masker dalam berintraksi bersama pembinya.”, tutur Baiq Weni.

Lebih lanjut dia menuturkan bahwa Semangat berdakwah bagi penyuluh agama Islam harus senantiasa dijaga, karena mereka merupakan ujung tombak Kementerian Agama tidak mengenal waktu dalam melaksanakan penerangan agama Islam di tengah pesatnya dinamika perkembangan masyarakat Indonesia. Perannya yang sangat strategis dibutuhkan dalam rangka membangun mental, moral, dan nilai ketaqwaaan umat serta turut mendorong peningkatan kualitas kehidupan umat dalam berbagai bidang baik di bidang keagamaan maupun pembangunan.

Default image
Admin
Articles: 2246

Leave a Reply