Tak Ingin Kecolongan, Personel Polri Sumbawa Barat Sosialisasi Prokes di Ajang MTQ

Sumbawa Barat – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Sekongkang mulai dipersiapkan. Benner MTQ yang akan dihelat 21 -24 Maret mendatang itu, mulai dipasang di setiap ruas jalan Desa Sekongkang Bawah Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat. Kesempatan gotong-royong pemasangan benner itu tak disia-siakan personel Polres Sumbawa Barat, untuk mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes), sebagai bagian dari Program Kampung Sehat 2 Nurut Tatanan Baru (NTB).

Kapolres Sumbawa Barat melalui Paur Humas Ipda Eddy Soebandi, S.Sos. mengungkapkan, dalam upaya mendukung dan mensukseskan Kampung Sehat 2, yang telah resmi di-launching Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., segenap personel Polres Sumbawa Barat dan Kepolisian Sektor hingga Bhabinkamtibmas di desa-desa, bergerak serentak dalam tiap momen dan kesempatan untuk mensosialisasikan Prokes.

“Sesuai tugas dan fungsinya selaku Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, personel Bhabinkamtibmas secara terus-menerus mensosialisasikan prokes kepada warga. Pun, saat momen gotong-royong pemasangan benner MTQ, oleh Bhabinkamtibmas Desa Sekongkang Bawah Bripka Janoar Hadi,” ungkapnya, Jumat (19/3/2021) sore.

Dikatakan, saat warga Desa Sekongkang Bawah bergotong-royong mempersiapkan gelaran MTQ tingkat kecamatan itu, Bripka Janoar dengan melibatkan perangkat desa setempat tak jemu-jemunya berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, guna memberi arahan dan penjelasan terkait prokes dan Kampung Sehat 2 NTB.

“Ini dimaksudkan agar muncul kesadaran dari dalam diri warga, akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan melalui 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, membatasi mobilitas dan interaksi serta menghindari kerumunan,” jelas Ipda Eddy.

Dijelaskan, sosialisasi dan imbauan yang dilakukan para personel Bhabinkamtibmas itu, selain merupakan tugas yang diamanahkan sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom, juga sebagai tanggung jawab moral dalam penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Artinya, Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Dimana merekalah personel Polri yang secara langsung bersentuhan dan atau bersinggungan dengan masyarakat,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Ipda Eddy, guna mensukseskan program vaksinasi nasional, para Bhabinkamtibmas sejak dini telah mulai mensosialisasikan kepada warga, bahwa vaksin Covid-19 Sinovac yang diproduksi Biofarma tidak memiliki efek samping bagi penerima vaksin.

“Para Bhabinkamtibmas sudah secara kontineu memberikan penjelasan kepada warga, bahwa vaksin Sinovac tidak berbahaya, malah akan memberikan kekebalan dan imunitas bagi tubuh untuk menolak Virus Corona,” tuturnya.

“Semua yang dilakukan para personel Bhabinkamtibmas itu, untuk membuka jalan bagi Batalyon Vaksinator yang telah dibentuk Pak Kapolda NTB, dalam melakukan vaksinasi terhadap warga,” tutupnya.

Default image
Admin
Articles: 2242

Leave a Reply