Moeldoko Rekomendasikan Banser Sebagai Komponen Cadangan

  • Bagikan
PASURUAN  | Kepala Staf Kepresidenan (KSP) rekomendasikan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU menjadi komponen cadangan (Kompcad). Struktur yang sudah terbangun jadi salah satu alasannya.
Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan mengatakan, untuk menjadi komponen cadangan bukan hal yang sulit bagi Banser Karena secara struktural nyata sudah terbangun dan secara uniform sudah memiliki,” ujar Moeldoko di kegiatan Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) di Taman Candra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Senin (24/02/2020).
Di samping struktur yang telah terbangun, Ia juga mengungkapkan Banser NU telah teruji, memiliki dedikasi, serta nasionalisme tinggi.
Itulah kemudian, menurutnya, jika dipersiapkan mulai awal, pastinya akan lebih mudah bagi Banser untuk masuk ke dalam komponen cadangan atau pasukan pertahanan sipil nasional.
“Selain kedisiplinan yang melatih secara fisik dan mental. Banser perlu diajarkan ketrampilan, seperti gunakan senjata,” sambungnya.
Bila diputuskan sebagai komponen cadangan, ia menilai, Banser bakal siap saat diperlukan, mempertahankan kedaulatan NKRI. “Jadi saya sangat setuju Banser bisa jadi Kompcad,” tandasnya.
Hb.Abu Djibril basyaiban selaku Pembina Pesantren RI-1 sangat mengapresiasi apa yang telah di sampaikan pak moeldoko Di pasuruan,karna menurut Hb.abu djibril basyaiban Gerakan Pemuda Ansor (disingkat GP Ansor) adalah sebuah organisasi kemasyarakatan pemuda di Indonesia, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Organisasi ini didirikan pada tanggal 24 April 1934. GP Ansor juga mengelola Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mulai di dirikan sampai sekarang selalu ada untuk NKRI bahkan mempunyai semboyan NKRI harga mati,dan Ansor banser  NU mayoritas santri yang pernah hidup di pesantren di didik selalu untuk cinta tanah air HUBBUL WATHON MINAL IMAN (cinta tanah air sebagian dari iman) dan di PESANTREN di ajarkan amar makruf nahi munkar bil makruf (memerintahkan kebaikan dan mencegah kemunkaran dengan cara yang baik) sehingga ketika keluar dari pesantren menjadi kader ANSOR BANSER NU mereka para santri sudah siap mejaga marwah agama dan bangsa pungkas habib
www.lombokfokus.com
READ  Mengenang Mahbub Djunaedi Sang Pendekar Pena!
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berlangganan    Yes No thanks